Mahasiswa dan Kesuksesan
Muqadimah :
Menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswa itu memang sangatlah menarik dan penuh dengan tantangan. Boleh dikata kehidupan kampus merupakan masa-masa indah kedua dalam hidup seorang mahasiswa setelah menjalani kehidupan pada waktu SMA. Banyak sekali peristiwa-peristiwa “baru” yang sebelumnya mungkin belum pernah kita dapatkan saat kita duduk di bangku sekolah sebelumnya. Mulai dari masalah sosial, akademik, sampai dengan masalah inti dari kehidupan itu sendiri.Mahasiswa sendiri menyimpan arti yang begitu dalam. Jika dilihat dari suku katanya mahasiswa terdiri dari 2 buah suku kata, yaitu maha dan siswa. Arti kata maha didepan kata siswa itu sangat besar maknanya. Kita harus menjaga nama baik dari almamater kita sebagai seorang mahasiswa., dimana nantinya mahasiswa diharapkan dapat membawa negeri ini menuju kondisi kehidupan yang lebih baik. Kesuksesan bangsa kita ada di tangan kita sendiri, kita lah yang menentukan masa depan negeri ini…..Chapter 1Kesuksesan adalah wujud dari cita-cita dan harapan. Kesuksesan berarti mendapatkan apa yang kita harapkan. Banyak sekali parameter-parameter yang dapat dijadikan sebagai tolok ukur sebuah kesuksesan setiap orang dan ini bergantung pada diri setiap orang itu sendiri, karena kesuksesan bersifat subyektif. Bagi seorang mahasiswa mungkin kesuksesan dapat diukur dari sebuah Index Prestasi (IP), tapi hal tersebut bukanlah sesuatu yang bersifat mutlak. Karena masih banyak parameter-parameter lain penentu kesuksesan bagi seorang mahasiswa.Simak hasil yang diterbitkan National Association of Colleges and Employers (NACE) pada tahun 2002 di Amerika Serikat
No Quality Score*
1 Kemampuan berkomunikasi 4.69
2 Kejujuran / Integritas 4.59
3 Kemampuan bekerja sama 4.54
4 Kemampuan interpersonal 4.5
5 Etos kerja yang baik 4.46
6 Memiliki motivasi / berinisiatif 4.42
7 Mampu beradaptasi 4.41
8 Kemampuan analitikal 4.36
9 Kemampuan komputer 4.21
10 Kemampuan berorganisasi 4.05
11 Berorientasi pada detail 4
12 Kemampuan memimpin 3.97
13 Percaya diri 3.95
14 Berkepribadian ramah 3.85
15 Sopan / beretika 3.82
16 Bijaksana 3.75
17 IP ≥ 3.0 3.68
18 Kreatif 3.59
19 Humoris 3.25
20 Kemampuan entrepreneurship
3.23*Skala 1-5 (5 tertinggi)
Tabel Hasil Survei NACE USA Mengenai Kualitas Lulusan Perguruan
Tinggi yang Diharapkan Dunia Kerjadari hasil diperoleh kesimpulan bahwa IP hanyalah nomor 17 dari 20 kualitas yang dianggap penting dari seorang lulusan universitas. Kualitas yang menempati peringkat atas justru hal-hal yang kadang dianggap sekadar basa-basi ketika tertulis di iklan lowongan kerja.Terlepas dari apakah Anda ingin bekerja pada orang lain atau membuka usaha sendiri soft skills akan sangat berguna. Pada umumnya apa yang selama ini kita dapatkan di dalam perkuliahan yang nantinya kita akan pakai dalam dunia kerja hanya 5 % -10 % saja, kecuali Anda memilih untuk menjadi dosen di jurusan dimana Anda kuliah atau Anda bekerja sesuai bidang (tapi jarang). Namun bukan berarti mempelajari perlajaran-peljaran tersebut tidak berguna, dengan cara mempelajari pelajaran-pelajaran tersebut, (sense) kita akan terlatih dalam menghadapi masalah dalam dunia kerja. Oleh karena itu, kita sebagai mahasiswa dapat mengasah soft skills dengan cara menyeimbangkan aktivitas akademik dan non-akademik, cobalah kembangkan environment sense Anda, banyak belajar dari alam dan kejadian-kejadian yang Anda alami setiap hari.Menurut Patrick S. O’brien dalam bukunya “Making College Count”, berbagai soft skills penting dapat dikategorikan ke dalam 7 area yang disebut Winning Characteristics. Dengan sedikit modifikasi, ketujuh area tersebut membentuk akronim COLLEGE, yaitu :
· Communication Skills
· Organizational Skills
· Leadership
· Logic
· Effort
· Group Skills
· Ethics
Setiap manusia pasti memiliki tujuan hidup masing-masing, untuk menggapai tujuan/cita-cita hidup tersebut kita pasti menemui berbagai hambatan atau rintangan. Hal ini merupakan hal yang wajar, karena hambatan/rintangan merupakan bumbu-bumbu penyedap dalam kehidupan. Shiv Kera dalam bukunya yang berjudul You Can Win mengemukakan beberapa hambatan dalam mencapai kesuksesan antara lain :
1. Ego
2. Perassan takut gagal / harga diri yang rendah
3. Tidak memiliki rencana
4. Kurangnya tujuan-tujuan yang mantap
5. Perubahan-perubahan dalam hidup
6. Kecenderungan menunda pekerjaan
7. Fokus yang tidak jelas atau berantakan
8. Kurang komitmen
9. Kurang berlatih
10. Lemahnya tekad
11. Kurangnya prioritas
Rintangan-rintangan tersebut diatas, harus dihadapi dan diatasi dengan baik. Hambatan-hambatan tersebut datang dari diri sendiri (internal). Oleh karena itu usaha dan perjuangan untuk memerangi hambatan tersebut sangat bergantung pada individu yang bersangkutan.Lalu, jika ada pertanyaan “Bagaimana kita mengukur kesuksesan ?”, kesuksesan dapat diukur dari kesadaran bahwa kita telah melakukan pekerjaan dengan baik dan telah berhasil mencapai tujuan sesuai parameter-parameter tertentu. Kesuksesan tidak diukur dari posisi kita dibanding orang lain, tetapi kesuksesan diukur dari bagaimana kita mengalahkan rintangan dan hambatan sehingga dapat sampai pada tujuan. Kegagalan merupakan hal yang biasa dalam meraih kesuksesan. Kemauan dan kemampuan untuk bangkit kembali setelah mengalami kegagalan merupakan hal yang menentukan kesuksesan.Kegagalan bukan sesuatu yang menakutkan, tetapi kegagalan harus dijadikan landasan untuk memperbaiki diri dan berusaha mencari kekurangan-kekurangan yang menyebabkan terjadinya kegagalan. Setelah memperbaiki kekurangan-kekurangan dan menyempurnakan dengan hal-hal yag lebih baik, maka kita harus berani mencoba lagi dengan melakukan usaha yang lebih optimal sehingga kegagalan tidak terulang lagi, dan kesuksesan akhirnya menjadi kenyataan….
http://rhea112.blogsome.com/2007/11/13/mahasiswa-dan-kesuksesan/